Home » » Proses Bagaimana Terjadinya Bentuk Muka Bumi

Proses Bagaimana Terjadinya Bentuk Muka Bumi

SPONSOR :



Bumi tempat tinggal kita, antara satu tempat dengan tempat yang lain tidaklah sama bentuk kenampakan alamnya. Pada umumnya bumi terdiri atas daratan dan lautan, luas lautan lebih besar daripada luas daratan. Wilayah daratan dengan lautan masing-masing memiliki keanekaragam bentuk yang berbeda-beda. Sebagai contoh, daratan memiliki banyak sekali kenampakan alam misalnya, gurun, pegunungan, gunung, sungai, hutan, dan masih banyak lagi. Kenampakan bentuk muka bumi baik di daratan maupun di lautan dari waktu ke waktu akan mengalami perubahan bentuk. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan bentuk muka bumi itu? Pertanyaan ini mungkin akan memiliki banyak sekali jawaban dikarenakan banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk mendefinisikan bentuk muka bumi. Mendefinisikan bentuk muka bumi akan lebih mudah apabila kita melihat langsung kenampakan bentuk muka bumi yang ada.
Kenampakan permukaan bumi tidak rata/datar seperti permukaan sebuah meja, melainkan berelief-relief.Artinya permukaan bumi itu ada yang tinggi ataupun ada yang rendah bentuknya. Kenampakan permukaan bumi tersebut disebabkan oleh kekuatan besar yang bekerja pada bumi.Kekuatan itu disebut tenaga geologi. Tenaga geologi tersebut dibedakan menjadi 2 yaitu tenaga endogen & tenaga eksogen.
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi, sedangkan tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi.Tenaga endogen meliputi gerak tektonik epirogenetik, gerak tektonik orogenetik, vulkanisme, dan gempa bumi.Sedangkan tenaga eksogen antara lain radiasi matahari, angin, air, gletser, dan organisme.Akibat adanya tenaga tersebut permukaan bumi tidaklah sama ada yang berupa pegunungan, dataran tinggi dan dataran rendah.Perbedaan tinggi rendah permukan bumi disebut relief. Relief wilayah Indonesia menunjukkan ciri yang beragam.
Gunung meletus merupakan akibat dari tenaga Endogen

Abrasi merupakan dampak dari tenaga Eksogen

Berdasarkan reliefnya, wilayah Indonesia dibagi menjadi 3 daerah, yaitu :

  1. Daerah Indonesia Barat, yakni meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Laut yang berada di antara pulau-pulau itu merupakan laut dangkal yang disebut Dangkalan Sunda.
  2. Daerah Indonesia Tengah, yakni meliputi Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Antara daerah Indonesia barat dan Indonesia tengah dibatasi oleh Garis Wallace.
  3. Daerah Indonesia Timur, yakni meliputi Papua dan Kepulauan Aru. Laut yang berda di sekitarnya merupakan laut dangkal yang disebut Dangkalan Sahul. Antara Daerah Indonesia Timur dan Daerah Indonesia Tengah dibatasi oleh Garis Weber.

Terima kasih atas kunjungan Saudara di blog kami, semoga bermanfaat :)

1 komentar:

cardiacku mengatakan...

Dapat ilmu baru lagi nih...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Blog ini sudah DoFollow, silakan berkomentar untuk mendapat backlink gratis. Mohon untuk tidak melakukan spam. Untuk semua, terima kasih atas komentarnya...